walaupun di tengah perjalanan godaan yang sangat menyakitkan ( rintangan orang berpuasa ) .sekali kita sudah niat . datanglah godaan. seperti tukan es kesayangan kita datang dan mencoba untuk menggoda dengan senyuman es yang ku rasa sangat nikmat bila meluncur di tenggoroka ini..
namun Alloh sayang sama aku .
aku tdak tergoda dengan itu. aku langsung pulang dan memikirkan yang lainya ( asalkan jangan memikirkan yang jorok-jorok ) sama aja bohong puasa kita. aku pulang langsung tidur sampai sore.
dan setelah aku bangun dari tidurku yang kurasa sangat melelahkan karena tidur dengan bokong di atas . suara tanpa nadapun telah berbunyi ( bedug maghrib ) .
aku langsung mengambil air teh yang telah tersedia di atas meja yang seperti biasanya .setelah hari ke 15 aku rasa godaan demi godaan menghampiri jiwa dan raga ini aku berkata kepada tubuh ini ,
harus sampai kapan kaya gini terus (seperti di film2 gtu) .
tapi yang namanya setan gfak mau kalah . yaa akhirnya aku mengikuti syetan itu. walaupun dengan rasa ragu ragu ! dalam hati ini cukup merasa bersalah dengan tubuh ini. dan otak yang bodoh mengikuti jalan yang salah.
tidask selamanya hal negativ menjadi penghambat. berfikir negativ bisa menjadikan kita waspada